Lombok Timur suararinjani.com – Ketua Pengurus Daerah Ikatan Pelajar Nahdlatul Wathan (PD IPNW) Lombok Timur, Husain Khawari, menegaskan bahwa penguatan kualitas pendidikan menjadi kunci utama dalam mendorong kemajuan pendidikan daerah, khususnya di Lombok Timur.
Dalam momentum peringatan Hari Pendidikan Nasional, ia menyampaikan apresiasi terhadap berbagai upaya pemerintah dalam meningkatkan sektor pendidikan, baik melalui kebijakan, program pembangunan, maupun alokasi anggaran yang terus diperkuat.
Namun demikian, ia menilai bahwa peningkatan kualitas pendidikan perlu terus diiringi dengan pemerataan fasilitas dan penguatan lingkungan belajar yang kondusif. Berdasarkan data yang ada, masih terdapat sekitar 21 ribu anak di Lombok Timur yang belum mengenyam pendidikan wajib belajar 9 tahun.
“Dari sisi infrastruktur, tercatat 154 sekolah dasar mengalami kerusakan, serta 135 gedung sekolah dalam kondisi rusak berat,” jata Khawari, pada Jumat (01/05/2026).
Tidak hanya itu, di tingkat Provinsi Nusa Tenggara Barat juga masih terdapat sekitar 4.000 ruang kelas SMA/SMK yang mengalami kerusakan, yang menunjukkan bahwa penguatan fasilitas pendidikan masih menjadi pekerjaan rumah yang perlu dituntaskan.
“Kami mengapresiasi berbagai langkah yang telah dilakukan pemerintah. Namun ke depan, penguatan kualitas pendidikan harus menjadi fokus utama, didukung dengan fasilitas yang memadai dan lingkungan belajar yang baik,” ujar Husain Khawari.
Ia menambahkan bahwa kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari kehadiran pelajar di sekolah, tetapi juga dari bagaimana proses pembelajaran berlangsung, ketersediaan sarana pendukung, serta lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan karakter pelajar.
Lebih lanjut, ia mengajak seluruh pihak untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun pendidikan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan di Lombok Timur. (ari)