Oleh: Prof. H Fahrurrazi Dahlan ( Sekjend PBNW)
بسم الله وبحمده
Saudara Nahdhiyyin Nahdiyyat yang mulia.
Hadiah utama kita semua pasca Ramadhan adalah orang yang diberi stampel sarjana ketaqwaan. Bahkan lebih dari itu Allah berikan lima gelar kemuliaan bagi orang yang selesai melaksanakan Puasa dan Allah hadiahkan
kemuliaan bagi Alumni Ramadhan: perhatikan ujung Surat Al-Baqarah: Ayat 183- 184- 185- 186-187]. menjelaskan tentang orang orang yang mulia. Orang-orang yang kembali secara fitri- kembali ke alam kesucian [عائدين], orang-orang yang sukses meraih keberkahan [فائزين]، orang-orang yang direspon segala amal kebajikannya oleh Allah [مقبولبن]. Dimana orang yang meraih Aiidin, Faiziin, Maqbuliin itu tercermin lima karakter padanya, karakter ketaqwaan, karakter keilmuan, karakter kesyukuran, karakter keterbimbingan, dan karakter double ketaqwaan. Untuk mengurai hal itu, mari kita telaah Ayat al-Quran di mana Allah mulai dengan perintah puasa dan ditutup dengan predikat ahli taqwa. Yang kemudian saya rangkum dalam lima gelar utama:
اهل التقوى [لعلكم تتقون]
اهل العلم [ان كنتم تعلمون]
اهل الشكر [لعلكم تشكرون]
اهل الرشد و الرشاد [لعلهم يرشدون]
اهل التقوى حق التقوى. [لعلهم يتقون]
Ahli Taqwa, Ahli Ilmu, Ahli Syukur, Ahli Bimbingan, Ahli Taqwa Quadrat.
Kelima gelar kemuliaan itu akan penuh makna dan fungsional dengan tiga prinsip keberkahan. Keberkahan ramadhan dan kemuliaan syawwal dihiasi dengan doa ulama’;
من العائدين الفائزين المقبولين.
Pertama: Minal A’diin: Kembali dalam khittah perjuangan, kembali dalam dimensi kesucian, dimensi kembali dalam ruh perjuangan.
Untuk konteks berorganisasi NW mari kita kembali ke ranah perjuangan al-Maghfurlah Maulanassyaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid al-Mashur
Kita Aiidiin dalam wadah NW yang diwariskan Maulanassyaikh. Kembali kesatu barisan [Wasiat Renungan Masa [WRM], kembali ke satu aren [wadah- Wasiat Renungan Masa], kembali bersama ikhwan [Wasiat Renungan Masa], kembali menjadi pembela Nahdlatul Wathan [WRM]. Makna ãidîn merefesentasikan kita mewujudkan kembali ke perjuangan-perjuangan Ke-NW-an ala Maulanassyaikh TGKH. M. Zainuddin Abdul Madjid al-Masyhur.
Itulah sekelumit makna Aidiin dalam konteks perjuangan NW.
Kedua: Al-Faiziin [orang yang keluar menjadi pemenang, orang yang meraih kemenangan, orang yang selalu dalam langkah kesuksesan.
Sukses dalam meraih keberkahan ibadah.
Al-faizin adalah yang meraih tiga keberuntungan utama [Fauzan Aziman, [فوزا عظيما] Fauzan Kabiran,[فوزا كبيرا] Fauzan Mubinan[فوزا مبينا].
Tiga keberuntungan itu adalah keberuntungan terhapus dosa noda، keberuntungan, terselamatkan dari api neraka, Keberuntungan Masuk Syurga, dan Keberuntungan berjumpa dengan Allah swt.
Untuk konteks ke-NW-an.
Siapakah orang yang sukses itu dalam perspektif Maulanassyaikh.
Murid maulana yang lulus yang selalu dicurahkan keberkahan ilmu [WRM], bahkan yang liluspun dapat doa agar kembali ke satu aren [wadah] perjuangan keislaman melalui organisasi NW.
Yang meraih kesuksesan adalah para pejuang yang tegak teguh terhadap rel-rel perjuangan NW [WRS]. Keberuntungan menjadi anak biologis dan juga sosiologis – Maulanassyikh. [اولادى الافياء].beruntung menjadi murid yang setia dan cerdas ceria [ وتلامذتى العقلاء]. Beruntung kita diwasiatkan untuk membela NW sampai akhirati [RSM]., beruntung selalu mendapatkan siraman doa sepanjang masa dari maulanassyaikh yang selalu didoakan oleh semua murid-murid beliau [ولاصوله ولفروعه ولمحبيه]. Beruntung menjadi murid, abituren, pencinta [muhibbin] yang selalu meraih kemuliaan dan keberkahan di sisi Maulanassyaikh [ان اكرمكم عندى أنفعكم لنهضة الوطن]. Beruntung menjadi warga NW dan pengikut Maulanasyyaikh yang setia, sedia, loyal, sejati, murni [WSR].
Ketiga: Maqbulin [مقبولين].
Orang yang diterima segala aktivitas amal shalehnya oleh Allah, diterima Ibadah Shiyam, Ibadah Qiyam Ramadhannya, diterima segala hajat baik dan motivasi baiknya oleh Allah swt.
Al-Maqbuliin, yang diterima sebagai warga NW yang selalu berlandaskan pada trilogi perjuangan; Yaqin, Ikhlas, Istiqomah [YIS, WRS], yang tiga pondasi perjuangan ke-nw-an itu untuk mewujudkan dan mengembangkan trilogi pergerakan NW: Pergerakan bidang Pendidikan, Sosial dan Dakwah Islamiyah.
Orang yang berterima dan diterima [maqbul] dari kader NW yang siap sedia dalam perjuangan kapan dan dimanapun [WRM], diterima di tengah masyarakat sebagai penyuluh ummat, penyeru kedamaian ummat [اللهم اصلح امة محمد], diterima sebagai penyelesai masalah ekonomi dan kesejahteraan ummat [وفرج أمة محمد], diterima sebagai penyebar harmoni keummatan dan kebangsaan [وارحم أمة محمد] sekaligus diterima sebagai penyebar, penjaga dan pendukung perjuangan dan pengembangan NW di alam jagat raya. [وانشر واحفظ وايد نهضة
الوطن فى العالمين ]
Al-Maqbuliin, yang diterima sebagai kader pejuang NW yang sami’na wa atho’na dalam segala khittah perjuangan NW.
Orang yang meraih keberterimaan yang hakiki dari Allah swt, keberterimaan Allah atas segala ikhtiar kebaikan yang telah ditorehkan di tengah-tengah masyarakat. Dan itulah makna hakiki maupun makna majazi dari ungkapan doa:
من العائدين الفائزين المقبولين
Semoga kita semua dapat meraih predikat yang mulia ini sepanjang hayat dan masa. Amiin Allahumma amiin.
هدانا الله واياكم أجمعين
والله الموفق والهادى الى سبيل الرشاد
والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته
كتبه الفقير
فخر الرازى دحلان اسنوى