Sade Social Space Menjadi Atraksi Wisata Baru di The Mandalika Wamenpar RI : Sade Social Space kita harapkan mampu datangkan lebih banyak lagi wisatawan

Sade Social Space Menjadi Atraksi Wisata Baru di The Mandalika Wamenpar RI : Sade Social Space kita harapkan mampu datangkan lebih banyak lagi wisatawan

Lombok Tengah, suararinjani.com – Sade Social Space salah satu atraksi wisata baru yang dibangun InJourney Tourism Development Corporation (ITDC) di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kuta Mandalika, Kabupaten Lombok Tengah (Kab.Loteng), Provinsi Nusa Tenggara Barat (Prov.NTB).
Adapun lokasi pembangunan Sade Social Space yang tepatnya berada di depan Bazar Mandalika ini diapresiasi oleh Wakil Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Niluh Enik Ermawati yang berkesempatan datang langsung ke lokasi Sade Social Space, Minggu (12/07) pagi.
Disampaikan Wamenpar RI, perlunya menghadirkan daya tarik pariwisata yang baru di destinasi – destinasi yang besar dan luas memang sangat penting untuk dilakukan pengelola pariwisata. “Sehingga wisatawan bisa menyebar menikmati atraksi wisata yang berbeda – beda,” ungkapnya.
Dikarenakan menurutnya, selama ini penyebaran kunjungan wisatawan di sejumlah destinasi terdapat di Indonesia yang belum merata. Hal inipun terjadi juga di Provinsi NTB baik itu Lombok maupun Sumbawa. “Dengan hadirnya atraksi wisata jenis Sport Tourism yakni olahraga Padel seperti di Sade Social Space ini diharapkan kedepan nantinya mampu mendatangkan lebih banyak lagi wisatawan,” terangnya.
Khususnya di The Mandalika lanjut Wamenpar RI, infrastruktur yang terdapat di The Mandalika dinilai sudah cukup bagus, yang mana terdapat jalan tol yang menghubungkan The Mandalika dengan Bandara Internasional Zainudin Abdul Majid (Bizam) hanya memerlukan waktu kurang lebih 30 menit. Dan yang menjadi Pekerjaan Rumah (PR) The Mandalika sekarang adalah bagaimana menghadirkan inovasi-inovasi atraksi baru tidak hanya mengandalkan Moto GP. ” Nah salah satunya yang sudah dilakukan adalah dengan menghadirkan Sade Social Space untuk Sport Tourism, jadi tidak hanya wisatawan datang menonton Moto GP tetapi juga bagi club – club yang suka main Padel dengan suasana berbeda bisa datang kesini, ” ujarnya.
Atraksi wisata baru seperti Sade Social Space perlu juga untuk dikembangkan daerah lain seperti di Sumbawa dengan atraksi budayanya yang kuat agar infrastruktur kemudian pengemasannya bisa lebih diperkuat lagi, begitupun di Mataram, Senggigi dan lain sebagainya. ” Sebenarnya itu yang saya pikir menjadi PR bersama. Baik pemerintah pusat, daerah, industri maupun asosiasi pariwisata bekerja bareng -bareng agar bagaimana isu -isu penyebaran atau pemerataan wisatawan bisa terjadi di semua daerah,” jelasnya.
Ditambahkan Wamenpar RI, ketersediaan infrastruktur yang sudah bagus secara langsung akan menciptakan pengalaman atau experience wisatawan yang lebih bagus pula. Dan kualitas ini bukan sekedar mendatangkan wisatawan dengan pengeluaran lebih tinggi akan tetapi bagaimana membuat wisatawan yang datang pengeluaranya tinggi. “Artinya apa yang kita jual, produk yang ditawarkan perlu kita dorong agar lebih berkualitas. Semisal ketika disini (The Mandalika, Red) ada atraksi berbeda – beda yang atraksinya dikemas dengan baik dan bagus maka itu akan membuat wisatawan spending (pengeluaran) nya lebih tinggi,” tuturnya.
Terakhir disampaikan terkait PR lainnya yakni, masalah sampah, air, jalan serta isu sosial itu yang sangat perlu untuk dibereskan oleh daerah. Sehingga tidak merusak keindahan yang sudah ada. ” Sekali lagi terimakasih ITDC telah menghadirkan atraksi baru, ini sangat bagus sekali, dimana awalnya saya agak mikir apakah akan menarik ternyata wah ini bagus sekali karena berhasil menghadirkan atraksi diluar atraksi balap mobil dan motor jadi menurut saya ini luar biasa. Kejutan inovasi lain dari ITDC nantinya dipastikan ada, tunggu saja. Dan Bupati bersama pihak ITDC saat ini masih terus meningkatkan akomodasi wisata sehingga kedepannya akan lebih baik lagi,” tutup Wamenpar RI. (ang)

Bagikan Berita

Share this post