Lombok Timur suararinjani.com – KPU Kabupaten Lombok Timur mengajak generasi muda untuk memahami dan menjaga nilai-nilai demokrasi melalui kegiatan sosialisasi di MA Mu’allimat NW Anjani, Senin (10/8/2026).
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi demokrasi sekaligus menumbuhkan kesadaran generasi muda sebagai bagian penting dalam keberlangsungan demokrasi.
Kegiatan tersebut menghadirkan Ketua KPU Kabupaten Lombok Timur, Ada Suci Makbullah, sebagai narasumber. Kegiatan dihadiri kepala sekolah, para guru, serta 451 siswa MA Mu’allimat NW Anjani.
Dalam pemaparannya, Ada Suci menyampaikan pentingnya generasi muda memiliki pemahaman yang baik tentang demokrasi.
“Demokrasi tidak hanya berkaitan dengan pelaksanaan pemilu dan pemilihan, tetapi juga tercermin dalam kehidupan sehari-hari melalui sikap menghargai perbedaan pendapat, menjunjung kebebasan berpendapat secara bertanggung jawab, serta saling menghormati,” katanya.
Generasi muda, kata Ada Suci, memiliki posisi strategis dalam menentukan arah demokrasi di masa mendatang. Karena itu, pemahaman mengenai nilai-nilai demokrasi perlu ditanamkan sejak dini agar para pelajar mampu memahami hak dan kewajibannya sebagai warga negara sekaligus menerapkannya di lingkungan sekolah, keluarga, maupun masyarakat.
Para siswa juga didorong untuk menjadi generasi yang cerdas, kritis, berintegritas, dan bertanggung jawab, termasuk dalam menyikapi berbagai informasi yang berkembang di ruang digital.
“Sikap kritis dan bijak diperlukan agar generasi muda tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang dapat mengganggu persatuan dan kualitas demokrasi,” tegasnya.
Kepala MA Mu’allimat NW Anjani, Dr M Zuhri, melalui Waka Kurikulum, Musabbihin, mengapresiasi program KPU Lotim yang memberikan pencerahan dan pengetahuan tentang demokrasi dan kepemiluan kepada santri MA Mu’allimat.
“Ini Modal dasar siswa sebagai pemilih pemula dalam memahami dan mengikuti proses demokrasi yang berjalan di bangsa kita,” katanya.
Melalui kegiatan ini, KPU Kabupaten Lombok Timur berharap pendidikan demokrasi kepada generasi muda dapat dilakukan secara berkelanjutan. Dengan pemahaman yang baik sejak dini, para pelajar diharapkan mampu menjadi generasi penerus yang aktif berpartisipasi dan turut menjaga demokrasi agar tetap hidup dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. (red)