Muharam dan Rahman Rahim Day, Pemkab Loteng Santuni 5.000 Anak Yatim

Muharam dan Rahman Rahim Day, Pemkab Loteng Santuni 5.000 Anak Yatim

Lombok Tengah, suararinjani.com – Lima ribu anak yatim di Kabupaten Lombok Tengah (Kab.Loteng) menerima santunan dalam kegiatan Perayaan Hari Rahman Rahim Day yang digelar di Bencingah Agung, Praya, pada Kamis (25/06).

Kegiatan Perayaan Hari Rahman Rahim Day Loteng yang bertepatan dengan 10 Muharam 1448 H., menjadi momentum untuk memperkuat kepedulian sosial, semangat berbagi, dan kasih sayang kepada anak-anak yatim serta kaum Dhuafa yang membutuhkan.

Adapun acara yang telah menjadi agenda rutin tahunan ini dihadiri langsung oleh Bupati Loteng H.L.Pathul Bahri, Wabup Dr.H.M.Nursiah, Sekda H.L. Firman Wijaya, para Asisten, Kepala OPD, Dirut RSUD. Praya dr.Mamang Bagiasyah, Dirut PDAM Tirtha Ardia Rinjan Loteng Bambang Supratomo, Camat Jonggat, Hj.Lale Anys Fajriani AP, Ketua Baznas Loteng TGH.Ma’rif Makmun Diranse, Wakil Ketua Baznas TGH.Lalu Mala Syar’i, seluruh ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta berbagai elemen masyarakat Loteng khususnya.

Rahman Rahim Day yang tidak lain adalah merupakan program yang secara khusus didedikasikan untuk menumbuhkan rasa solidaritas sosial dan kepedulian terhadap sesama, terutama kepada anak yatim dan kaum dhuafa yang ada di Loteng.

H.Lalu Pathul Bahri, dalam sambutannya ketika itu menyampaikan, kegiatan Rahman Rahim Day ini, tidak hanya sebatas pemberian bantuan materi, tetapi juga menjadi sarana untuk mempererat persatuan dan kebersamaan masyarakat. Dimana nilai-nilai kasih sayang, gotong royong, dan kepedulian sosial harus terus dipelihara sebagai bagian dari budaya masyarakat Loteng.

“Rahman Rahim Day merupakan momentum untuk menumbuhkan rasa kesetiakawanan sosial dan semangat saling membantu. Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa anak-anak yatim mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari seluruh masyarakat,” ungkap Bupati.

Pada pelaksanaan santunan diberikan kepada 5 ribu anak yatim yang tersebar di berbagai wilayah Lombok Tengah. Penyaluran bantuan dilakukan secara terorganisasi dengan melibatkan pemerintah kecamatan, desa, serta berbagai organisasi sosial agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran.

Menurut Bupati, nilai-nilai kasih sayang, gotong royong, dan kepedulian sosial harus terus dipelihara sebagai bagian dari budaya masyarakat Lombok Tengah.

“Rahman Rahim Day merupakan momentum untuk menumbuhkan rasa kesetiakawanan sosial dan semangat saling membantu. Melalui kegiatan ini, kita ingin memastikan bahwa anak-anak yatim mendapatkan perhatian dan kasih sayang dari seluruh masyarakat,”ujar Pathul Bahri.

Kegiatan Rahman Rahim Day yang tidak hanya diisi tausyiah agama oleh TGH.Lalu Muh.Tamim Khairi, juga doa dimpin Ketua Baznas yakni, TGH. Ma’rif Makmun Diranse, sekaligus saat itu bentuk santunan pun diberikan kepada 5 ribu anak yatim yang tersebar di berbagai wilayah Loteng.

Penyaluran bantuan dilakukan secara terorganisasi dengan melibatkan pemerintah kecamatan, desa, serta berbagai organisasi sosial agar bantuan dapat diterima secara tepat sasaran.

“Untuk pelaksanaan Rahman Rahim Day di Bencingah ini kita santuni sekitar 800 anak yatim dari dua kecamatan yaitu dari Kecamatan Praya dan Jonggat, dan secara keseluruhan dana yang kita pakai untuk santunan ini sekitar Rp.700 juta. Dana ini hasil yang didapat dari para Muzakki melalui Baznas Loteng,” terangnya.

Ditegaskan Bupati, kalau perhatian terhadap anak yatim akan terus menjadi prioritas. Berbagai program sosial dan pendidikan akan terus didorong guna membantu meningkatkan kesejahteraan anak yatim. Dukungan dari masyarakat, aparatur sipil negara, lembaga sosial, dan para dermawan dinilai menjadi faktor penting dalam keberlangsungan program.

Rahman Rahim Day sendiri telah menjadi simbol kepedulian sosial masyarakat Loteng sejak beberapa tahun terakhir. Kegiatan ini terus berkembang dari tahun ke tahun dengan melibatkan lebih banyak pihak serta menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Tradisi berbagi ini diharapkan mampu menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak yatim sekaligus memperkuat semangat kebersamaan di tengah – tengah masyarakat.

Melalui pelaksanaan Rahman Rahim Day di Bencingah Agung, Pemkab Loteng juga sangat berharap kalau nilai-nilai kemanusiaan, persaudaraan, dan kepedulian sosial dapat terus tumbuh dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari masyarakat. Santunan yang diberikan pun diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan anak-anak yatim sekaligus menjadi penyemangat untuk terus belajar, berprestasi, dan meraih masa depan yang lebih baik kedepannya.(ang)

Bagikan Berita

Share this post