Bersama Ferum Bulog NTB, Bupati Loteng Mulai Salurkan Bantuan Beras

Bersama Ferum Bulog NTB, Bupati Loteng Mulai Salurkan Bantuan Beras

Lombok Tengah, suararinjani.com – Program Bantuan Pangan (Bapang) Pemerintah Pusat melalui Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan RI berupa Beras kini mulai disalurkan ke penerima di Kabupaten Lombok Tengah. Sebelum menyalurkan bantuan pangan berupa beras ke penerima, Bupati Lombok Tengah bersama Ferum Bulog NTB sebagai penyedia melepas bantuan beras secara simbolis bertekad di Kantor Bupati Loteng, pada Selasa (30/01).

Kepala Ferum Bulog NTB, Ismet Erlando pada sambutannya menyatakan, Kabupaten Lombok Tengah merupakan salah satu kabupaten tercepat di NTB dalam hal melakukan penyaluran bantuan Pangan Pemeirntah Pusat ditahun 2024 ini. Hal ini terjadi karena data by name by addres penerima bantuan sudah dinyatakan clear and clean.

“Disaat kabupaten lain masih terus memperbaiki data penerima, justru Loteng saat ini sedang menyalurkan bantuan beras Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

Penyaluran bantuan pangan berupa beras ini sesuai dengan perintah Presiden RI dimana bantuan Pangan berupa beras tetap dilanjutkan. Dimana program bantuan pangan ini akan disalurkan setiap bulannya kepada penerima hingga enam bulan kedepan.

“Bantuan ini akan kita salurkan ke penerima setiap bulan selama enam bulan kedepan,” ujarnya.

Penyaluran Bapang ini sendiri akan dilakukan dengan dua tahap yakni tahap pertama dari bulan Januari sampai Maret sementara tahap kedua dibulan April hingga Juni mendatang. Dan masing-masing penerima Bapang berhak menerima bantuan beras setiap bulannya seberat 10 kilogram.

“Setia bukan penerima berhak mendapatkan bantuan beras 10 kilogram,” sambungnya.

Adapun tujuan dilanjutkannya Bapang ini oleh Pemerintah Pusat yakni dalam upaya membantu mengurangi beban pengeluaran masyarakat dimasing-masing daerah di Indonesia. Selain itu program ini juga bertujuan untuk mengatasi kemiskinan dan menjaga gejolak harga beras ditengah masyarakat.

“Program ini berhasil di tahun 2023 kemarin menekan harga beras ditengah masyarakat sehingga program ini dirasa perlu dilanjutkan tahun 2024 ini,” katanya.

Perintah penyaluran bantuan ini sendiri oleh Pemeirntah Pusat kepada piha Bulog dilakukan pada bulan Oktober 2023. Dan sumber data penerima Bapang yang sebagai dasar Bulog menentukan jumlah besaran bantuan yang akan disalurkan dari Kementerian Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan. “Data penerima Bapang tahun 2024 tidak lagi bersumber dari dinas Sosial,” ujarnya.

Sementara Bupati Lombok Tengah, HL Pathul Bahri, pada sambutannya menyatakan, pihaknya memastikan kalau Bapang yang disalurkan di bulan Januari tahap pertama sampai hingga kepenerima. Untuk memastikan Bantuan sampai hingga ke penerima Dinas terkait yang merupakan leading sektor Bapang ini diminta bersinergi dengan Pemerintah Kecamatan, Kelurahan dan Desa.

“Saya perintahkan Asisten leading sektor untuk mengkoordinir dari segala sisi agar bantuan ini sampai hingga ke penerima sesuai jumlah,” ungkapnya.

Disamping itu, semua OPD terutama Badan Ketahanan Pangan Loteng mulai membangun sinergi terhadap proses penyaluran Bapang ini. Lantaran sasaran merupakan masyarakat yang berlatar kurang mampu, pihaknya berharap agar Bapang ini bisa segera diterima dan dinikmati oleh sasaran. “Sebelum memasuki bulan kedua beras Bapang ini harus sudah sampai ke tangan penerima yang berhak,” tegasnya.

Selain dalam upaya menyetabilkan harga beras di pasaran, menurutnya tujuan disalurkannya Bapang ini oleh Pemerintah Pusat tidak lain dalam rangka meringankan beban masyarakat dalam mengatasi kebutuhan Pangan. Apalagi saat ini dengan kondisi harga beras yang sudah mulai merangkak tinggi, jalannya program Bapang ini dipastikan sebagai jalan keluar stabilnya harga beras dipasaran.

“Berpengalaman dari sebelumnya, sebelum turunnya bantuan beras kerap kali harga jual beras tinggi di pasaran. Namun ketika bantaun sudah mulai disalurkan berangsur juga dengan sendirinya harga beras di pasaran ikut turun,” jelasnya.

Adapun besaran beras yang akan disalurkan kepada penerima di Kabupaten Lombok Tengah bulan Januari ini sebesar 1.541.270. dimana besaran itu disalurkan kepada sebanyak 154.127 penerima manfaat yang berasal dari 12 Kecamatan.

“Ini yang kemudian harus dipastikan segera diterima masyarakat Loteng yang berhak menerima,” paparnya.(ang)

Bagikan Berita

Share this post