Lombok Barat suararinjani.com – Pemerintah Kabupaten Lombok Barat (Lobar) kembali menegaskan komitmennya untuk membangun daerah mulai dari tingkat akar rumput. Hal ini ditandai dengan acara Penyerahan Dokumen Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Program 1 Miliar per desa oleh Bupati Lobar H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) kepada seluruh kepala desa dan lurah se-Kabupaten Lombok Barat.
Pada acara tersebut, turut menyerahkan juga Ketua DPRD Lobar Lalu Ivan Indrayadi, Wakil Ketua DPRD Lobar TGH. Hardiyatullah dan Sekda Lobar H. Akhmad Saikhu. Acara berlangsung khidmat di Aula Narmada, Kantor Bupati Lombok Barat, Rabu (13/05/2026).
Bupati Lombok Barat H. Lalu Ahmad Zaini (LAZ) menuturkan pesan yang menyentuh mengenai perjuangan di balik realisasi program unggulan ini. Ia mengaku bahwa perjalanan mewujudkan program ini tidaklah mudah, terutama karena kondisi keuangan daerah yang sempat mengalami tekanan hebat.
“Sejujurnya, saya mulai pusing saat menjalankan program ini karena dana transfer pusat langsung dipotong sebesar 305 miliar. Ini jumlah yang sangat besar, dua kali lipat dari kebutuhan yang kita bayangkan,” ungkap Bupati di hadapan para kepala desa.
Meskipun harus menghadapi masa-masa sulit secara fiskal lanjut Bupati LAZ, namun janji politik untuk memberikan porsi anggaran yang adil bagi desa, harus tetap ditunaikan.
“Meski belum sepenuhnya ideal sesuai konsep awal, penyerahan DIPA ini adalah bukti nyata dari wujud komitmen pemerintah daerah,” terang dia.
Perubahan signifikan dalam sistem perencanaan pembangunan daerah melalui Musrenbangdes. LAZ secara jujur mengakui bahwa di masa lalu, banyak kepala desa yang enggan hadir karena merasa hasilnya sudah ditentukan sebelumnya atau hanya sekadar formalitas.
“Dulu, hadir atau tidak hadir di Musrenbang tidak ada bedanya karena hasilnya sudah jadi. Tapi saat ini, kami pastikan seluruh usulan bapak dan ibu kepala desa kita penuhi dan menjadi program bersama,” ujarnya.
Selain penyerahan DIPA untuk 119 desa dan 3 kelurahan, pertemuan ini juga mencakup agenda strategis lainnya yakni Penandatanganan Pakta Integritas berupa komitmen pengelolaan dana desa yang transparan, akuntabel dan partisipatif.
“ MoU bersama Dukcapil mengenai Percepatan kepemilikan dokumen administrasi kependudukan (KTP-el) melalui kerja sama langsung dengan desa,” paparnya.
Persiapan Pilkades Serentak 2026 berupa koordinasi awal untuk pemungutan suara yang dijadwalkan pada Rabu, 9 Desember 2026 mendatang.
“Melalui program 1 miliar per desa ini, Pemerintah Kabupaten Lombok Barat berharap pembangunan tidak lagi hanya berpusat di perkotaan, melainkan menyentuh langsung denyut nadi kehidupan masyarakat di desa demi terwujudnya Lombok Barat yang maju dan mandiri,” pungkasnya. (W@N)