Hadiri Muscab Pemuda NW se Lombok Timur, Wabup Edwin Luncurkan Aplikasi SETARA

Hadiri Muscab Pemuda NW se Lombok Timur, Wabup Edwin Luncurkan Aplikasi SETARA

Lombok Timur suararinjani.com – Wakil Bupati Lombok Timur, H. Moh. Edwin Hadiwijaya, menghadiri pembukaan Musyawarah Cabang Bersama (Muscab) Bersama Pemuda Nahdlatul Wathan (NW) se-Lombok Timur, di Rupatama II Kantor Bupati Lotim pada Minggu (23/11).

Muscab Bersama ini mengusung tema “Sinergisitas Pemuda NW Dalam Pemberdayaan Masyarakat Menuju Lombok Timur Smart”.

Wabup Edwin, selain membuka acara secara juga didaulat meluncurkan aplikasi SETARA, (Sistem Elektronik Terintegrasi Anggota dan Relasi), sebuah terobosan penting untuk mendigitalisasi dan mendata potensi Pemuda NW di tingkat daerah hingga desa.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Edwin menekankan pentingnya kolaborasi dan adaptasi terhadap perubahan zaman.

“Kepemimpinan di daerah harus berbagi peran dengan memanfaatkan program-program yang ditarik langsung dari pusat, terutama di tengah tantangan fiskal daerah,” katanya.

Wabup Edwin memaparkan berbagai program strategis nasional yang kini menyentuh Lombok Timur, mulai dari inisiatif pendidikan unggulan seperti Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda hingga program revitalisasi sekolah dan bantuan makanan bergizi yang nilainya mencapai triliunan rupiah dari pusat. Ia bahkan menyinggung isu ketahanan pangan dan proyek strategis nasional, mencontohkan keberanian Indonesia di mata dunia.

“Pemuda sekalian, kita membangun itu silakan. Kami tidak lebih pintar dari rekan semua, cuma mungkin lebih utamanya dari sisi pendidikan, kita sekarang nasional pendidikan kita ini sudah mulai bertransformasi,” ujar Wabup Edwin.

Lebih lanjut, Wabup menyoroti urgensi kesiapan Lombok Timur dalam menghadapi Bonus Demografi 2045. Ia mengingatkan bahwa tanpa perencanaan dan ketersediaan lapangan kerja yang memadai bagi usia produktif, Bonus Demografi justru dapat berbalik menjadi bencana.

Wabup Edwin secara khusus menaruh perhatian besar pada pentingnya data yang akurat, mulai dari penyebaran anggota hingga potensi di tingkat desa.

“Saya support itu betul tentang data ini, sehingga kita betul-betul tahu penyebaran desa seperti apa, jika data sudah ada,” tegasnya, menjanjikan dukungan penuh Pemda untuk pengelolaan data ini.

Sementara itu, Ketua PD Pemuda NW Lombok Timur, Abdul Qadir Jaelani, menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemda. Ia menekankan bahwa Muscab bersama ini dipercepat untuk segera membentuk pengurus cabang di 21 kecamatan sebelum Desember, sekaligus mendorong pembentukan pengurus anak cabang di tingkat desa sebagai basis organisasi.

“Semua pengurus cabang Lombok Timur expire masa jabatannya bulan Desember ini, sehingga diharapkan tidak boleh lewat dari bulan November,” tegas Jaelani.

Muscab ini dilaksanakan bersamaan untuk mengefisienkan waktu, sehingga proses regenerasi kepengurusan dapat segera tuntas. Selain pergantian kepemimpinan cabang, fokus utama ke depan adalah pembentukan Pengurus Anak Cabang (PAC) di masing-masing desa.

“Kami ambil tema sinergitas Pemuda NW ini dalam pemberdayaan masyarakat menuju Lombok Timur Smart, kami ambil dari jalur Bapak Bupati dan Wabup, bahwa Pemuda NW di Lotim siap bersinergi dalam membangun Lombok. Bagaimanapun juga, kita harus lebih di daerah sesuai dengan porsi masing-masing,” pungkas Abdul Qadir. (red)

Bagikan Berita

Share this post