Masuk Usia ke-34, Perumdam Tirta Ardhia Rinjani Loteng Terus Berinovasi dan  Tingkatkan Pelayanan

Masuk Usia ke-34, Perumdam Tirta Ardhia Rinjani Loteng Terus Berinovasi dan  Tingkatkan Pelayanan

Lombok Tengah, suararinjani.com – Tepatnya pada 27 November 2025 kemarin diketahui Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Tirta Ardhia Rinjani Kabupaten Lombok Tengah (Kab.Loteng) memperingati Hari Jadinya ke-34 dengan semangat eksis berinovasi sekaligus berupaya terus memberikan pelayanan terbaiknya di masyarakat. Momentum hari jadi tersebut pun menjadi semangat baru untuk melangkah dan melaju lebih baik lagi.

Demikian belum lama ini oleh Direktur PDAM Tiara Loteng, Bambang Supratomo, S.IP., M.M.,  secara langsung menyampaikan, adapun perayaan hari jadi tersebut oleh pihak Perumdam Tirta Ardhia kala itu mengusung tema “Kr34tifitas untuk Bumi Tastura.”

Peringatan ini menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperkuat soliditas internal, meningkatkan pelayanan, serta melakukan refleksi atas berbagai capaian dalam empat tahun terakhir.

Perumdam Tirta Ardhia Rinjani berdiri sejak 27 November 1991, setelah berubah status dari BPAM—unit pelayanan air bersih di bawah Direktorat Kementrian PU—menjadi PDAM Loteng berdasarkan Perda Nomor 10 Tahun 1991.

“Kini perusahaan inipun terus berkembang dengan berbagai program inovatif di bawah kepemimpinan direksi periode 2021–2026,” terangnya.

Dalam rangka memperingati hari jadi, perusahaan sendiri saat itu melaksanakan sejumlah kegiatan yang bertujuan mempererat kebersamaan dan meningkatkan kepedulian lingkungan. Diantaranya seperti, penguatan soliditas dan keakraban pegawai dengan gathering pegawai, penanaman pohon di wilayah sumber mata air, apel Hari Jadi ke-34, PDAM Award untuk Kepala Cabang dan Bidang Terbaik, penyerahan motor dinas untuk Kasi Administrasi di 12 Kantor Cabang. Puncak acara PDAM Bersholawat dan Pengajian yang menghadirkan TGH. Habiburrahman Faisal, MM.

Selama empat tahun terakhir lanjutnya, Direksi Perumdam Tirta Ardhia Rinjani mencatat sejumlah prestasi strategis semisal diantaranya,  Pembentukan Call Center sebagai kanal pengaduan dan layanan cepat, Penguatan SDM melalui berbagai pelatihan dan, Raihan TOP BUMD Award dan Top CEO dari Majalah Top Business.

Hasil Survei Kepuasan Pelanggan dengan nilai B oleh LPM Unram, Empat tahun berturut-turut meraih opini WTP dari KAP Independen, Audit BPKP empat tahun dengan predikat Sehat, Pembentukan Satgas Ledeng, Program Orang Tua Asuh Pohon untuk konservasi sumber mata air.

“Serta Optimalisasi Media Sosial sebagai sarana promosi dan komunikasi publik, Perubahan status menjadi Perusahaan Umum Daerah Air Minum, Penghargaan Top Leadership dari Skay Media. Dalam sejarah berdirinya PDAM mampu menyetorkan Deviden untuk PAD Loteng sejak tahun 2023, 2024, dan 2025,” paparnya.

Lagi dituturkan Bambang, bahwa perusahaan terus menghadapi dinamika kebutuhan masyarakat. Dimana kebutuhan masyarakat meningkat dibarengi tuntutan kualitas pelayanan yang lebih baik. “Dengan integritas dan semangat kolaboratif, kita mampu menjalani tantangan tersebut,” ujarnya.

Setiap tetes air yang  dialirkan tambahnya,  mengandung harapan dan do’a masyarakat untuk mendapatkan pelayanan yang lebih baik. Disebabkan menurutnya, tidak ada kekuatan tanpa kebersamaan.

Ditegaskan, prinsip man jadda wajada adalah tidak lain sebagai dasar kerja tim. Dikarenakan, apa pun yang  diharapkan maka dengan kebersamaan dan usaha sungguh-sungguh hal itu bukan tidak mungkin akan terwujud.

“Capaian PDAM hingga saat ini bukan hanya hasil sistem yang baik, melainkan buah dari kolaborasi seluruh unsur. Terutama sekali dalam hal ini yakni, kolaborasi dan soliditas pegawai PDAM Loteng,” pungkasasnya. (ang)

Bagikan Berita

Share this post