Lombok Timur,SR – Dalam waktu dekat, Pemerintah Daerah ( Pemda) Lombok Timur melalui Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) kembali akan merelokasi rumah warga yang berada di pesisir pantai yang berlokasi di Desa Ekas Buana Kecamatan Jerowaru. Langkah tersebut dilakukan sebagai antisipasi Pemda guna menjaga masyarakat dari luapan air laut (Banjir Rob) yang sewaktu waktu bisa terjadi.
Hal itu disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Perkim Lombok Timur, Purnama Hadi diruangannya Senin, (18/04/) lalu.
Menurutnya, sebanyak 63 unit rumah warga nelayan yang akan dibangun. Adapun lokasi rumah tersebut agak jauh dari permukaan laut. Dia menyebut ada 30 unit rumah yang sudah terbangun di awal tahun 2021 lalu. Sementara sisanya akan dibangun dalam waktu dekat ini. Adapun dalam proses pengerjaannya, melalui karya bakti skala besar dengan melibatkan para TNI.
“Total keseluruhan 63 unit, sejak 2021 lalu 30 unit sudah dibangun, sehingga untuk 2022 ini tersisa tinggal 33 yang belum dibangun,” jelasnya.
Masih kata Purnama Hadi, disamping untuk menghindari Banjir Rob, relokasi tersebut juga memiliki urgensi dengan langkah Pemerintah Daerah dalam upaya pemulihan ekonomi. Mengingat didalam pengerjaanya tetap menggunakan sistem swakelola atau melibatkan masyarakat langsung.
Tujuannya adalah agar relokasi tersebut tidak hanya berdampak terhadap kondisi kawasan, akan tetapi berdampak juga terhadap kemudahan akses masyarakat yang berprofesi sebagai nelayan untuk melakukan aktivitasnya dalam penangkapan ikan.
“Lahan bekas tempat tinggalnya itu tentunya bisa dimanfaatkan juga oleh masyarakat untuk memarkir sampan dan sebagainya,” lanjutnya.
Terakhur Purnama Hadi menambahkan, relokasi tersebut diperkirakan akan rampung dalam waktu 2 bulan ke depan. Dengan harapan, bulan Agustus mendatang rumah tersebut sudah bisa di huni. (Yat)