Kisah Bhabinkamtibmas yang Mampu Rubah Pola Pikir Warga Binaan menjadi Produktif

Kisah Bhabinkamtibmas yang Mampu Rubah Pola Pikir Warga Binaan menjadi Produktif

Bhabinkamtibmas, Bripka Sofian Sauri bersama warga binaan mengukir prestasi yang cukup membanggakan dengan membuat seni kerajinan tangan dengan bahan dasar anyaman bambu dan rotan. Hal ini mampu menopang dan membangun solidaritas warga binaan UMKM Desa Pohgading Timur termasuk menghasilkan karya seni yang unik dan diminati khalayak ramai.

Nurlaela Putriyasari- Lombok Timur

Desa Pohgading Timur Kecamatan Pringgabaya Kabupaten Lombok Timur Provinsi Nusa Tenggara Barat merupakan Desa Perluasan dari Desa Pohgading dengan jumlah penduduk relatif padat yang dikelilingi banyak  ladang persawahan. Tak terlepas dari jumlah penduduk yang padat tentunya angka pengangguran banyak sehingga hadir sosok Bhabinkamtibmas untuk masyarakat. Prioritasnya membangun partisipasi masyarakat tinggi sehingga mampu menghasilkan produk home made atau kerajinan tangan berkualitas.

Dengan adanya suatu kerajinan tangan. Desa yang menghasilkan suatu produk itu adalah desa yang produktif, tekun dan sungguh akan menghasilkan segudang manfaat. Membangun solidaritas, relasi, serta komunikasi yang baik. Suatu wujud rasa kemanusiaan.

Dan itu sudah menjadi kewajiban bagi seorang Bhabinkamtibmas untuk selalu hadir di desa binaan baik untuk menjaga situasi Kamtibmas maupun menjalin kemitraan dengan masyarakat.

Bripka Sopian Sauri, Bhabinkamtibmas Desa Pohgading Timur Kecamatan Pringgabaya saat ditemui di lapangan  pada Jum’at, (7/10/2022), menuturkan, upaya melakukan pendekatan dengan masyarakat butuh strategi. “Ada beberapa trik yang dilakukan untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat di desa Pohgading Timur termasuk melakukan kunjungan ke rumah warga sembari silaturahmi,”ungkapnya.

Dengan adanya masalah menerpa di tengah masyarakat, kita  mempercepat bagaimana penyelesaian dari permasalahan yang menerpa masyarakat tersebut.

Dalam hal ini merupakan suatu tantangan bagi Bhabinkamtibmas untuk menambah pengalaman, rasa bahagia itu ada dari masyarakat utamanya ketika bersama saling rangkul dan menghargai jauh lebih indah untuk memupuk rasa persaudaraan.

Perlu diketahui lebih lanjut, perioritas kepentingan masyarakat dengan hadirnya  Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat, di saat masyarakat membutuhkan suatu bantuan serta koordinasi.

“Bhabinkamtibmas berperan aktif membina masyarakat,” ujarnya.

Menciptakan ruang responsif yang cepat, pelayanan kebutuhan masyarakat bisa melalui via telepon dan terjun kunjungi masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Selaras dengan kegiatan keagamaan, melakukan Jum’at keliling di setiap masjid yang ada di wilayah desa Pohgading Timur secara bergilir setiap minggu, Sopian Sauri membeberkan kesempatan untuk atensi masyarakat secara keseluruhan karena di hari Jumat semua masyarakat bisa berkumpul.

“Setiap kegiatan keagamaan kita wajib hadir melakukan kunjungan dengan adanya undangan, bersifat wajib dihadiri,”urainya.

Salman Al Farisi, Kawil di Desa Pohgading Timur menuturkan tindakan Bhabinkamtibmas yang selama ini selalu positif terhadap masyarakat. “Setiap ada masalah, Bhabinkamtibmas sangat tanggap dan mudah dihubungi,” jelasnya. “Permasalahan masyarakat tidak hanya permasalahan social, tapi ada masalah ekonomi dan lain sebagainya,”sambungnya.

Masyarakat bersyukur dengan hadirnya Bhabinkamtibmas yang luar biasa. Selain itu, Bhabinkamtibmas yang akrab disapa masyarakat Polmas atau Polisi masyarakat,  Bhabinkamtibmas yang ramah tamah dengan masyarakat Desa Pohgading Timur Kecamatan Pringgabaya, desa yang aman, damai dan tentram bisa diciptakan sekelompok masyarakat diiringi dengan kehadiran Bhabinkamtibmas turut berperan.

Bhabinkamtibmas merupakan ujung tombak yang selalu dekat dengan warganya berkewajiban menyampaikan imbauan dan pesan kamtibmas kepada warga masyarakat. Apakah itu berkaitan dengan perkembangan situasi dan sambil menyerap informasi yang berkembang di masyarakat. Hal itu guna bisa diantisipasi secara dini kemungkinan adanya gangguan kamtibmas.

Selaku Bhabinkamtibmas selalu memberikan arahan dan himbauan serta edukasi kepada warga masyarakat binaan untuk berkreasi. Karena melalui kreasi bisa berpenghasilan dari rumah yang bisa menciptakan lapangan kerja sendiri, termasuk dalam bentuk kerajinan seni anyaman.

Bhabinkamtibmas menuturkan bahwa, masyarakat memiliki perbedaan sifat dan karakter nya masing-masing. Disini Bhabinkamtibmas menemukan adanya kesulitan namun, dengan adanya kesulitan bukan berarti mundur tetapi  Bhabinkamtibmas terus berupaya memberikan solusi untuk masyarakat dan melestarikan desa binaan bersama kelompok masyarakat untuk menghasilkan suatu produk lokal (home made).

Warga binaan Bhabinkamtibmas pelaku UMKM, Sahrani, pengerajin tangan di wilayah tersebut mengungkapkan bahwa hasil kerajianan mampu terjual ke berbagai penjuru daerah seperti Jawa, Jakarta dan Bali. Harga dibanrol mulai dari harga seratus ribu sampai jutaan rupiah.

Sahrani menuturkan, dalam proses pembuatan kerajinan tangan membutuhkan waktu 24 jam untuk satu model tas dan paling lama bikin bisa menghabiskan waktu sampai tiga hari, tergantung pesanan atau orderan model  yang diinginkan oleh pelanggan.

“Bhabinkamtibmas berpesan, dalam berbagai hal jika tidak ada saling menghargai dan mempercayai maka, tidak akan terjadi suatu kebersamaan termasuk saling supporting agar masyarakat  tetap semangat dalam berusaha sembari memberikan kesempatan berkreasi supaya aktivitas yang dilakukan  bisa dikenal khalayak ramai.

“Tidak ada upaya kecuali diri sendiri yang bergerak sehingga bisa menghasilkan produk unggulan,” tandasnya.

Sopian Sauri merupakan Bhabinkamtibmas dikenal masyarakat yang  bijaksana dan berjiwa sosial, pagi petang sudah berbaur bersama masyarakat. Selain itu Sopian Sauri selalu berpikir untuk kemajuan masyarakat dan aktif bersosialisasi kepada masyarakat agar masyarakat tetap produktif.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai sosok Bhabinkamtibmas yang di sayangi masyarakat. Rasa persaudaraan itu tumbuh ketika Bhabinkamtibmas mampu menggiring masyarakat yang membutuhkan bantuan.

Bhabinkamtibmas mengimbaukan kepada masyarakat untuk terus bergotong royong dalam membangun desa, belajar bersama masyarakat untuk paradigma desa agar semakin tertata dengan baik. Itu sudah bagian prioritas utama.

Kesulitan akan  di lewati saat bersama masyarakat, terutama dalam menikmati pekerjaan, masyarakat yang antusias bergotong royong membangun kreativitasnya agar semakin produktif.

Desa Pohgading Timur ini sangat terjaga terutama ketentraman, sehingga Bhabinkamtibmas hadir untuk membantu kesulitan masyarakat, mengarahkan serta dapat mencegah terjadinya pertikaian.

Perkembangan mendominasi lebih efektif bagus untuk di lanjutkan oleh masyarakat apabila daya saing semakin tinggi dan produktivitas semakin bertambah, dalam sebuah desa tentu ada kreativitas yang sangat menjanjikan sumber daya masyarakat

Seni Kerajinan tangan merupakan seni anyaman yang diperkenalkan masyarakat Desa Pohgading Timur untuk diekspor keluar daerah, jasa barang yang memiliki nilai jual yang cukup menjanjikan.

Visinya semakin ditingkatkan sehingga menghasilkan seni dengan harga jual tinggi untuk menunjang kebutuhan masyarakat. Ekspektasi seni anyaman yang terkenal unik dan menarik sebagai kebutuhan multiguna.

Melanjutkan perjalanan sebagai sosok Sopian Sauri yang terus mengupayakan masyarakatnya untuk dibina, berkarya selagi mampu untuk menunjukkan skil dan mampu menjadikan usaha rumahan (home made) dirasa cukup menjanjikan untuk keberlangsungan menunjang hidup masyarakat, semakin tinggi kreativitas seseorang maka, semakin jauh sepak terjangnya untuk memproduksi suatu karya.

Maka dari itu, berlomba-lomba untuk meraih kesuksesan, tanamkan jiwa kreatif untuk anak keturunan. Kelak akan membuahkan hasil yang baik, menuai hasil yang optimal.

Memberikan diri kesempatan untuk terus berlatih berkreasi itu jauh lebih menghasilkan dibandingkan menunggu hasil karena eksistensi masyarakat yang dibutuhkan era baru untuk menghadapi tahun kehidupan berkelanjutan.(*)

Dirgahayu 71 Humas Polri.

Bagikan Berita

Share this post