Serius Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, RSUD PRAYA Resmikan Dua Unit Ruang Baru

Serius Tingkatkan Mutu Layanan Kesehatan, RSUD PRAYA Resmikan Dua Unit Ruang Baru

Lombok Tengah, suararinjani.com – Sebagai bentuk keseriusan dalam peningkatkan mutu pelayanan kepada warga masyarakat, tepatnya pada tanggal 11 Januari 2024 pekan lallu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Praya Kabupaten Lombok Tengah, Provinsi Nusa Tenggara Barat (Kab.Loteng, Prov.NTB) telah meresmikan dua unit ruang baru.
Adapun dua tersebut yakni, ruang VIP dan VVIP. Dimana edua ruang ini diketahui baru saja selesai direnovasi.
Peresmian ketika itu dilakukan secara langsung oleh Bapak Wakil Bupati (Wabup) Loteng, Dr. H.M. Nursiah,  didampingi direktur RSUD Praya beserta jajaran manajemen. Nampak diantaranya seperti, para ketua komite, kepala instalasi, serta kepala ruangan rawat inap lingkup RSUD Praya.
Acara peresmian diawali dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan di Auditorium RSUD Praya. Setelah itu acara dilanjutkan dengan pemotongan pita sekaligus peninjauan langsung ruang VIP dan VIPP.
Wabup alam sambutannya sangat mengapresiasi atas diresmikannya ruangan VIP dan VVIP tersebut. Peningkatan kualitas layanan kesehatan terutama pelayanan di rumah sakit harus terus tetap kita dorong agar tidak ada lagi keluhan dari masyarakat sebagai konsumen dari RSUD Praya.

“Saat ini kualitas sarana dan prasarana ruang VIP dan VIPP sudah cukup baik, namun sarana dan prasaran ini harus di imbangi dengan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) yang akan di tugaskan. SDM harus berkompetensi, dengan skill yang cekatan dan juga mumpuni tentunya,” ungkap Wabup.

Terutama sekali dalam hal ini lanjutnya, yakni dari segi etika SDM yang memberikan layanan harus ramah, murah senyum dan responsip terhadap kebutuhan pasien. Hal-hal ini akan memberikan rasa tenang dan percaya baik oleh pasien termasuk keluarganya pasien.
Sementara itu Direktur RSUD Praya dr. Mamang Bagiansah, Sp.PD,. FINASIM,.C.M.C ikut menerangkan bahwa, dalam peresmian ruang VIP dan VVIP ini oleh pihaknya sebenarnya tidak membangun gedung baru, namun merenovasi gedung VIP yang sudah ada. angggarannya.

“Sumber anggaran untuk renovasi kedua ruangan ini adalah bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kab.Loteng TA. 2023”, beber Direktur.

Mamang yang sekaligus Ketua IDI Kab.Loteng ini menambahkan, bahwa renovasi sarana dan prasarana yang sudah tidak memenuhi standar pun juga telah ditambahkan dua ruangan VVIP, satu ruang VVIP di lantai satu dan satu ruang lagi dilantai dua. Untuk perbedaan ruang VIP biasa dengan VVIP ini ada pada luas ruangan, fasiltas seperti lemari, meja mini bar dan tempat tidur serta sofa untuk penunggu pasien.

“Alhamdulillah, dengan selesainya rehab bangunan ini maka saat ini kami memiliki 12 ruangan VIP standar dan 2 ruangan VVIP. Tidak lain Ini adalah bagian dari bukti komitmen pemerintah daerah dalam mendukung kami untuk tetap memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat di Gumi Tatas Tuhu Trasna,” tambahnya penuh syukur.
Sesuai dengan arahan Wabup maka dr. Mamang akan menindaklanjuti dengan mempersiapkan SDM yang akan ditugaskan di ruang VIP dan VVIP. Diharapkan pihaknya, ruang bangsal VIP dan VVIP ini dapat menjadi episentrum baru kualitas pelayanan kesehatan yang berstandar tinggi di RSUD Praya.
Sehingga kemudian dapat merimbas positif ke semua titik-titik pelayanan yang lain. Pihaknya pun tidak lupa menyampaikan ucapan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah (Pemkab Loteng).

“Dalam hal ini khususnya Bupati dan Wakil Bupati selaku pemilik RSUD Praya, yang tidak pernah lelah memberikan arahan serta dukungan materil dan immateril bagi kemajuan RSUD Praya,” tuturnya.

Terakhir dijelaskan pihaknya, peresmian ruang VIP dan VVIP yang juga dibarengi dengan lounching MHAS ( Mandiri Hospital Application Solution) adalah sebuah produk kerjasama RSUD Praya dengan PT. Bank Mandiri. MHAS merupakan layanan web based yang memberikan kemudahan kepada rumah sakit dalam memproses penerimaan pembayaran dari pasien, menyediakan rekonsiliasi, laporan dan dasboard penerimaan pembayaran baik dari pasien umum maupun pasien BPJS Kesehatan.
Dengan adanya MHAS ini rumah sakit dapat memonitoring transaksi dan klaim BPJS Kesehatan dari mana saja tanpa harus datang ke kantor.

“Melalui sistem ini, rumah sakit mampu merekonsiliasi data tagihan kliam BPJS Kesehatan serta menampilkan dalam bentuk laporan dan dasboard yang informatif,” jelas dr.Mamang. (ang)

Bagikan Berita

Share this post