Keren! IAIH NW Lotim Resmi Buka Prodi S1 Ekonomi Syariah

Keren! IAIH NW Lotim Resmi Buka Prodi S1 Ekonomi Syariah

Lombok Timur suararinjani.com – Melalui proses yang panjang, akhirnya Institut Agama Islam Hamzanwadi Nahdlatul Wathan (IAIH NW) Lombok Timur mendapatkan izin penyelenggaraan Program Studi (Prodi) Ekonomi Syariah dari Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia.

Izin resmi itu tertuang dalam Keputusan Menteri Agama melalui Dirjen Pendidikan Islam Nomor: 222 Tahun 2024 tentang Izin Penyelenggaraan Program Studi Strata Satu (S1) Ekonomi Syari’ah pada Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur.

Dirjen Pendidikan Islam  menilai proposal pembukaan prodi baru dan hasil validasi dari Lembaga Akreditaai Mandiri Ekonomi, Manajemen, Bisnis dan Akuntansi (LAMEMBA) Nomor: 097/DE/A.3/OT.1/II/2024, bahwa Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur dinilai layak membuka dan menyelenggarakan Program Studi Ekonomi Syari’ah tersebut.

Keberadaan Program Studi Ekonomi Syariah sendiri, dilakukan sejalan dengan peminatan publik terhadap keilmuan ekonomi syariah. Institut Agama Islam Hamzanwadi NW Lombok Timur termotivasi sebagai salah satu pengembangan keilmuan ekonomi syariah.

“Semoga dengan hadirnya Prodi Ekonomi Syariah, semakin memperkuat eksistensi prodi ekonomi syariah pada umumnya, dalam pengembangan ilmu ekonomi syariah di Indonesia,” ujar Rektor IAIH NW Lotim Lalu Gede Muhammad Zainuddin Atsani, di Anjani pada Senin (01/04).

Rektor IAIH NW Lotim tersebut mengaku bangga dan senang atas keluarnya izin Prodi S1 Ekonomi Syariah tersebut. “Alhamdulilah akhirnya izinnya turun juga. Ini proses sangat panjang dan tahun ini kami menerima mahasiswa baru,”  ungkapnya

Penerimaan angkatan pertama program studi ini berlangsung sejak hari ini hingga 31 Agustus 2024 mendatang. Program studi ini menawarkan beberapa keunggulan diantaranya akan didukung para pengajar dari perguruan tinggi terbaik dalam dan luar negeri.

“Kami akan mendatangkan dosen-dosen terbaik dari Fakultas Ekonomi dan Muamalat (FEM) Universiti Sains Islam Malaysia (USIM) karena beberapa bulan yang lalu kami ada MoU dengan mereka serta prodi Ekonomi syariah ini  kurikulumnya didesain untuk ditempuh dalam 3,5 tahun dengan mengintegrasikan aspek moralitas Islam dan karakteristik ke-Indonesiaan,” pungkasnya.(sr)

Bagikan Berita

Share this post