Lombok Timur suararinjani.com – Musyawarah Daerah (Musda) XI Pimpinan Pemuda Daerah Nahdlatul Wathan (NW) Lombok Timur resmi digelar di Kedai Inspirasi Anjani pada Minggu (07/09).
Musda XI mengusung tema besar “Menguatkan Spirit Juang Pemuda NW untuk Kemandirian dan Kemajuan Bersama,”.
Ketua Pimpinan Wilayah Pemuda NW NTB melalui Sekretaris Wilayah Pemuda NW NTB, Moh. Jamaluddin menegaskan bahwa Musda bukan sekadar forum administratif, melainkan juga bagian dari demokrasi. Menurutnya, demokrasi adalah ruang untuk adu gagasan dan kepemimpinan.
“Ada persaingan, ada perbedaan, tetapi setelah itu kita semua harus berhimpun kembali. Tujuan kita tetap sama: menjaga marwah organisasi dan menguatkan peran Pemuda NW bagi masyarakat,” tegasnya.
Ia juga menambahkan, sejarah bangsa Indonesia mencatat peran besar pemuda dalam setiap perubahan, baik di era pergerakan kemerdekaan, masa transisi politik, hingga reformasi 1998.
“Semangat itu diharapkan terus hidup dalam jiwa Pemuda NW Lombok Timur untuk menghadapi dinamika sosial, politik, dan ekonomi saat ini,”tandasnya.
Musda XI ini, kata Jamaludin, menjadi forum penting untuk mengevaluasi program yang telah dijalankan, merumuskan strategi baru dan memilih kepemimpinan yang lebih solid.
“Dengan demikian, organisasi di tingkat daerah akan semakin kuat, mandiri, dan mampu menjawab tantangan zaman dengan kerja nyata,” imbuh Kades Denggen Timur ini.
Selain itu, urai Jamaludin, Musda ini juga menjadi ruang konsolidasi bagi seluruh kader muda NW. Mereka diingatkan bahwa Pemuda NW tidak boleh hanya menjadi simbol atau logo semata, tetapi harus tampil nyata sebagai ikon dakwah, pendidikan, pengabdian sosial, serta pemberdayaan ekonomi umat.
“Pemuda NW harus lebih sering melakukan diskusi-diskusi kebangsaan dan kepemudaan, tetapi harus tetap dalam bingkai ukhuwah dan nilai-nilai keislaman, sehingga tetap sejalan dengan semangat NW, yaitu membangun peradaban dengan ilmu, amal, dan pengabdian,”ungkapnya.
Musda XI juga menegaskan kembali komitmen Pemuda NW Lombok Timur untuk menjadi garda terdepan, setia dan siaga dalam mengawal perjuangan dan cita-cita pendiri NW. Pemuda diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah daerah sekaligus pelopor gerakan sosial keumatan.
“Saya harapkan dengan terselenggaranya Musda XI Pemuda NW Lombok Timur, diharapkan lahir kepemimpinan baru yang amanah, program kerja yang realistis dan bermanfaat, serta gerakan kepemudaan yang lebih progresif. Semua ini menjadi bekal penting untuk melanjutkan estafet perjuangan dan menjaga marwah Nahdlatul Wathan di masa depan,”pungkas Sekretaris FKKD Lombok Timur ini.
Sementara itu, Bupati Lombok Timur, yang diwakili Kepala Bakesbangpoldagri, H. Mustofa, menyampaikan apresiasi tinggi atas peran Pemuda NW. Ia menegaskan bahwa pemuda adalah agen perubahan, inovator, dan penjaga nilai-nilai kebangsaan.
“Peran pemuda NW sangat vital dalam menjaga keamanan dan ketertiban di Lombok Timur,” ungkap Mustofa saat membuka acara. Ia juga menekankan bahwa ide-ide kreatif pemuda sangat dibutuhkan dalam pembangunan daerah.
Mustofa berharap, siapa pun pemimpin yang terpilih dari Musda ini akan memiliki visi besar dan andil nyata dalam memajukan Lombok Timur.
“Selamat Ber-Musda,” semoga dapat melahirkan kepemimpinan yang solid, responsif dan dapat mitra pemerintah dalam melaksanakan program-program untuk kemajuan Daerah, tutupnya.
Sebelumnya, Ketua Panitia Musda, M Khairul Fatihin, mengatakan Musda ini menjadi momentum strategis untuk memilih pemimpin baru dan menegaskan kembali peran vital pemuda dalam pembangunan daerah. Peserta Musda XI Pimpinan Daerah Pemuda NW Lotim diikuti 21 utusan Pimpinan Cabang dan 250 Pimpinan Anak Cabang se Lombok Timur. (vin)