Kunjungi Ummi Raihanun ZAM, Guru Besar Yaman Minta Ijazah Hizib Nahdlatul Wathan

Kunjungi Ummi Raihanun ZAM, Guru Besar Yaman Minta Ijazah Hizib Nahdlatul Wathan

LOMBOK TIMUR SR – Guru Besar Universitas Darul Ulum Asy-Syar’iyyah Hudaidah, Yaman Profesor DR. Syaikh Muhammad Abdurrahim Al Wasobi berkunjung ke Yayasan Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin Nahdlatul Wathan (NW) Ahad (22/05). Syaikh Muhammad Abdurrahim Al Wasobi, juga merupakan alumni Madrasah assaulatiyah Makkah al Muakarromah.

Kunjungan tersebut dalam rangka bersilaturrahmi dengan Roois Am Dewan Musytasyar PBNW Ummuna Hj St Raihanun Zainuddin Abdul Madjid, dan Ketua Umum PBNW TGKH Muhammad Zainuddin Atsani, serta para santri NW.

Profesor DR. Syaikh Muhammad Abdurrahim Al Wasobi, saat minta barokah kepada Rois Am Dewan Musytsayar PBNW Ummuna Hj St Raihanun ZAM, di Pontren Syaikh Zainuddin NW Anjani, Ahad, (22/05)

Ketua Umum PBNW TGKH Lalu Gede M Zainuddin Atsani pada kesempatan itu mengatakan kedatangan guru besar itu semata-mata atas dasar kecintaanya kepada Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainudin Abdul Majid, pendiri NW. “Berkumpulnya kita di tempat penuh ilmu ini atas dasar cinta kepada Maulana Syaikh,” ujarnya.

Kiyai Hamzanwadi II, panggilan akrabnya juga berharap dalam kunjungan Profesor Syaikh Muhammad Abdurrahim Al Wasobi, dapat memberikan motivasi kepada para santri untuk terus peduli betapa pentingnya dalam menuntut ilmu pengetahuan Agama.

“Saya berharap kepada kaum muslimin dan anak-anak kami untuk terus peduli terhadap pentingnya menuntut ilmu, dan jangan lupakan dibalik itu harus dibarengi denga selalu berdoa kepada Allah SWT,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Syaikh Muhammad Abdurrahim Al Wasobi memohon Ijazah Hizib Nahdlatul Wathan yang langsung diijazahkan putri pengarang Hizib Nahdlatul Wathan tersebut (Umi Hj St Raihanun ZAM red.), sekaligus menyerahkan buku Hizib NW kepada profesor Syaikh Muhammad Abdurrahim al Wasobi.

Hizib NW merupakan kumpulan doa para waliyullah yang disusun oleh Maulana Syaikh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Madjid, yang biasa di baca oleh khsususnya para santri NW dan ummat Islam pada umumnya di berbagai penjuru dunia dalam berbagai kesempatan.

Dari kunjungan yang berakhir 16.30 WITA itu ditekankan pula untuk kedepannya Yayasan Pondok Pesantren Syaikh Zainuddin NW akan menjalin kerjasama dalam hal pendidikan dengan Universitas Darul Ulum Asy-Syar’iyyah Hudaidah. (sr)

Bagikan Berita

Share this post