Mataram suararinjani.com – Hj Lale Syifauunufus, kembali terpilih menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat (Pimpus) Muslimat NW periode 2025-2029 pada Muktamar X di Kantor PBNW Mataram pada Minggu (07/12).
Muktamar X mengusung tema “Muslimat NW Memperkokoh Peran Perempuan Emansipatoris dalam Pengembangan Kesejahteraan dan Sumber Daya Manusia”.
Hj Lale Syifaunnufus secara aklamasi kembali terpilih menjadi Pimpus Muslimat NW. Pelantikan langsung digelar usai sidang penetapan pimpinan.
Ketua Pimpinan Pusat Muslimat NW, Lale Syifaun Nufus, dalam sambutannya menegaskan bahwa Muslimat NW ke depan akan berfokus pada pembangunan perempuan yang inklusif sesuai dengan arah perjuangan organisasi.
Menurutnya, perempuan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.
“Yang pertama Muslimat Nahdlatul Wathan kedepannya akan fokus terhadap pembangunan perempuan yang inklusif. Kemudian memperkokoh peran perempuan dengab menguatkan emansipatoris dalam oengembangan kesejahteraan dan sumber daya manusia,” ujarnya.
Ia menyebut salah satu agenda besar Muslimat NW ke depan adalah penguatan sumber daya manusia, terutama melalui bidang pendidikan, kesehatan, dan pemanfaatan teknologi. Lale Syifa juga meminta kader Muslimat untuk peka terhadap perkembangan zaman.
“Muslimat Nahdlatul Wathan harus hadir sebagai kekuatan sosial dan keagamaan yang responsif dan adaptif terhadap tantangan zaman,” jelasnya.
Tidak hanya itu, Anggota DPR RI Fraksi Gerindra itu juga menekankan pentingnya pemantapan peran perempuan dalam dakwah dan sosial kemasyarakatan. Ia berharap nilai-nilai Islam rahmatan lil’alamin dapat terus menyebar melalui keteladanan para kader Muslimat NW di berbagai daerah.
“Pemantapan peran perempuan dalam dakwah dan sosial kemasyarakatan sehingga nilai-nilai islam rahmatan lil’alamin terus menyebar melalui keteladanan Muslimat Nahdlatul Wathan,” pungkasnya.
Ketua Umum PBNW DR TGKH Muhammad Zainuddin Atsani usai melantik menekankan pentingnya kerja-kerja koleftif dan kompak sehingga apapun program yang disusun bisa berjalan dengan maksimal dan memiliki dampak luas bagi organisasi dan masyarakat.
“Tetap teguh memegang trilogi perjuangan NW yaitu yakin, ikhlas dan istikomah serta semboyan NW kompak, utuh bersatu. Di samping itu tetap berjalan di satu real kepemimpinan Nahdlatul Wathan,” imbuhnya
Ketua Panitia Muktamar Pimpus Muslimat NW, Hj Masruri Aini alias Umy Syarqawi menyampaikan keputusan para muktamirat yang kembali memilih Hj Lale Syifaunnufus.
Ia menuturkan, muktamar adalah salah satu instrumen yang paling penting dr jalam tubuh organisasi, mengingat fungsi dan tujuan muktamar ini adalah di samping menjadi instruman untuk pelaksanaan suksesi kepemimpinan dan kepengurusan organisasi muslimt NW, juga sebagai wadah peletakan dasar-dasar program kegiatan organisasi muslimat NW. Baik jangka pendek, jangka menengah maupun jangka panjang.
“Hal ini menyebabkan Muktamar Muslimat NW menjadi momen dan acara yang sangat penting dalam mencapai dar meraih cita-cita organisasi NW,” jelasnya.
Ia menjelaskan, tema muktamar kali ini sengaja diusung oleh muslimat NW agar muslimat NW dapat berupaya untuj membangun hubungan yang lebih adil dan setra melaui refleksi dan aksi nyata dalam perubahan sosial kearah yang lebih baik.
“Tema ini bukan hanya sebuah rangkaian kata, tetapi lebih dari itu sebuah seruan moral dan gerakan konkrit yang nyata yang mencerminkan tekad muslimat NW untuk menguatkan posisi dan peran<” ujarnya. (sr)