Lombok Timu, SR – Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Timur membuka program kursus IT (Informasi dan Tekhnologi) gratis dan Workshoop Kearsipan selama Ramadhan. Kegiatan yang dibuka untuk umum tersebut sebagai upaya guna mendorong minat baca sekaligus peningkatan kafasitas kemapuan atau memperdalam pengetahuan bagi siapa saja tanpa terkecuali yang membutuhkan penambahan wawasan keilmuan di bidang IT.
Kepala Dinas Arsip Dan Perpustakaan Daerah (Arpusda) Lombok Timur H. M. Zainuddin, saat di konfirmasi Suara Rinjani di ruang kerjanya mengatakan mengingat kedepan, methode membaca secara manual atau teks book seiring perjalanan waktu minatnya sudah mulai berkurang.
“Ini penting, karena orang-orang sekarang sudah mulai belajar serba online dan digital. Jadi, pemahaman dasar tentang IT harus dibiasakan tanpa mengenal batas usia, siapa saja bisa,” katanya Selasa,(12/04).
Masih kata H. M. Zainuddin, program Kursus IT gratis sebagai inovasi Arpusda selama bulan Ramadhan dengan kafasitas tempat maksimal 30 peserta. Informasi kelas Kursus IT tersebut sudah disebar luaskan melalui komunitas lembaga literasi yang ada mulai dari sekolah-sekolah, hingga perguruan tinggi yang ada di Lombok Timur.
“Peserta pun variatif dari semua kalangan seperti mahasiswa, dosen dan tokoh pemuda,”ungkapnya.
Lebih jauh disampaikannya, kegiatan lainnya adalah Arpusda Lombok Timur pada Bidang Kearsipan selama Ramadhan juga menyelenggarakan kegiatan Workshoop Tata Kelola Arsip Dinamis. Tujuannya, untuk menata Arsip – arsip yang selama ini terbilang cukup banyak hingga tidak memiliki tempat penyimpanan.
Kedepan Pemerintah Daerah berencana akan membangun kembali gedung baru khusus tempat peng arsipan. Oleh karenanya, dibutuhkan saat ini pemahaman tentang Kearsipan pada masing – masing OPD.
“Pemahaman tentang kearsipan teman – teman di OPD, artinya bukannya mereka tidak paham akan tetapi ada beberapa yang memang perlu dibenahi,” imbuhnya.
Diakuinya, ada banyak arsip yang masih disimpan di masing – masing OPD disebabkan daya tampung atau gudang untuk arsip di Arpusda Lotim yang sudah melampui atau penuh.
“Pemerintah daerah sudah melirik kekurangan kita yaitu tentang gudang arsip, ada rencana akan dibangun ulang,” tutup orang yang pernah menjabat Kadis di Dikbud dan Dinas Perindustrian ini. (Yat)