Disnakeswan Kendalikan Wabah Lewat Vaksinasi Massal

Disnakeswan Kendalikan Wabah Lewat Vaksinasi Massal

Lombok Timur, suararinjani.com – Wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang melanda tahun lalu menyebabkan harga jual sapi di Kabupaten Lombok Timur anjlok tajam. Harga sapi yang biasanya mencapai Rp.15 juta per ekor, turun menjadi Rp.7–8 juta sehingga menimbulkan kerugian besar bagi peternak.

Hal itu disampaikan Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Masyarakat Veteriner (Mavet) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) Lombok Timur, drh Hultatang, Senin (08/09).

Ia menyebut pemerintah telah melakukan langkah cepat untuk mengendalikan wabah, salah satunya melalui vaksinasi massal terhadap ternak sapi.

“Kita sudah zero kasus dan terus melakukan vaksinasi massal. Sebagai antisipasi, juga ada pengawasan ketat untuk memastikan sapi sehat sebelum dipotong,” ungkap Hultatang.

Selain vaksinasi, Disnakeswan memberikan penyuluhan kepada peternak terkait cara menjaga kesehatan ternak. Tips yang dianjurkan di antaranya menjaga kebersihan kandang, memberikan pakan berkualitas, melakukan vaksinasi rutin, serta memastikan kondisi sapi tetap fit sebelum dipotong.

“Berikan pakan yang berkualitas untuk meningkatkan kualitas ternak, berikan vaksinasi dan pastikan ternak dalam kondisi fit sebelum di potong,” urainya.

Dengan langkah-langkah tersebut, pemerintah berharap kualitas ternak meningkat, harga jual sapi kembali stabil, serta kesejahteraan peternak di Lombok Timur dapat terangkat. (Zam)

Bagikan Berita

Share this post