Lombok Timur suararinjani.com – Ruang kelas SMKN 1 Jerowaru kembali direndam banjir setelah seharian penuh wilayah kecamatan Jerowaru diguyur hujan.
Kepala SMKN 1 Jerowaru Lombok Timur Azany Muzammil Masany mengatakan, setiap memasuki musim hujan selalu berdampak pada sekolah. Air hujan langsung memasuki ruang kelas yang lebih rendah dari halaman sekolah.
“Kerap dilanda banjir, mengakibatkan tembok mulai retak dan lantai sekolah rusak terlebih ruang kelas ini merupakan bangunan lama sejak berdirinya sekolah ini tidak pernah direhab,” ucapnya Sabtu (08/02).
Lanjut Azany, dengan kondisi ruang kelas yang tergenang seperti kolam, terpaksa siswa dipulangkan lebih awal dari jadwal pembelajaran yang seharusnya. “Untuk mengindari hal-hal yang tidak kita inginkan, terpaksa anak-anak pulang lebih cepat,” tandasnya.
Ia menambahkan, kondisi sekolah saat ini sudah dilaporkan ke pihak terkait, namun sampai sekarang belum mendapatkan respon. Kami sangat berharap semoga keadaan ini segera direspon oleh pemerintah mengingat SMKN 1 Jerowaru saat ini menjadi incaran masyarakat setempat untuk menyekolahkan anak-anaknya terlebih saat ini SMKN 1 Jerowaru mengelola Bidang Keahlian pariwisata yang sesuai dengan karakteristik wilayah di Kecamatan Jerowaru sebagai obyek wisata nasioal.
“Namun, minat tinggi tersebut masih terkendala fasilitas yang selalu terganggu dengan banjir saat hujan terjadi,” pungkasnya. (vin)