Lombok Timur_SR. PT. Samudera Indonesia sebagai perusahaan besar yang bergerak di bidang Perkapalan dan Logistik pada tahun 2022 ini akan turut serta berkontribusi membantu Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur (Lotim). Bentuk kontribusinya adalah menyalurkan CSRnya Untuk 1 buah Speedboad dan rehabilitasi Dermaga Telong – Elong di Kec. Jerowaru.
Hal itu dilakukan sebagai bentuk kepedulian perusahaan raksasa itu terhadap guru – guru yang ada di wilayah selatan yang mengajar di pulau pulau kecil di Lotim seperti Pulau Maringkik, Gili Belek dan Gili Ree.
Dikatakan Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Lombok Timur M. Zainuddin, bentuk kontribusi PT. Samudera Indonesia adalah dengan menghibahkan dana CSRnya kepada Pemda Lotim berupa 1 unit Speedboad lengkap dengan kualitas yang sangat baik.
“Speedboad itu saat ini sudah mulai di gunakan sebagai alat transfortasi oleh para guru untuk mengajar di Gili Belek dan Gili Ree”, terang M. Zainuddin kepada Suara Rinjani, Selasa, (31/05/22).
M. Zainuddin menambahkan, disamping itu perusahaan juga akan berkontribusi dalam mendukung program “Kampung Lobster” yang sudah di canangkan Pemerintah Pusat melalui Menteri Kelautan dan Perikanan. Dimana, perusahaan juga berjanji akan merehabilitasi Dermaga yang ada di Telong Elong. Adapun rencana pengerjaannya disampaikannya akan dimulai awal Juni tahun ini.
“InsyaAllah kalau tidak ada halangan, pengerjaannya awal Juni tahun 2022 ini” tambahnya.
Pemda melalui Dinas Kelautan dan Perikanan Lotim berharap dengan adanya rehabilitasi Dermaga Telong Elong akan bisa mempercepat program ” Kampung Lobster”.
Ditegaskannya, bantuan itu murni dana hibah dan tidak ada timbal balik yang diinginkan PT. Samudera Indonesia kedepannya. Bahkan saat ini Dinas Kelautan dan Perikanan berharap ada penambahan Speedboad lagi. Guna menunjang transportasi bagi guru-guru yang mengajar di Pulau Maringkik.
“Tidak ada timbal balik dari Pemda untuk Perusahaan ini. Bahkan kita berharap ada penambahan Kapal lagi untuk mendukung kebutuhan mengajar para guru yang ada di Pulau Maringkik “, imbuhnya.
Rencana lainnya, jika ada penambahan Speedboad akan digunakan untuk memudahkan transportasi masyarakat yang keluar masuk di Tanjung Ringgit.
“Kita berharap ada penambahan juga untuk wilayah Tanjung Ringgit”, harapnya.
Masih kata M. Zainuddin, perusahaan besar tersebut mau memberikan bantuan hibah untuk Lombok Timur karena sejauh ini perusahaan itu memang peduli akan pendidikan dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Dimana, keberadaan dermaga yang akan direnovasi total itu nantinya akan digunakan sebagai jalur keluar masuk masyarakat nelayan yang mencari nafkah untuk keluarganya.
“Ini ada kaitannya dengan program nasional “Kampung Lobster”, sehingga di pusat itu bukan hanya Dinas Kelautan saja yang berkontribusi tapi Dinas lainnya juga” pungkasnya.
Lebih jauh disampaikannya, besarnya potensi yang dimiliki kemudian mematik pemerintah pusat untuk menata kawasan Telong Elong menjadi Ruang Terbuka Hijau (RTH) dengan dermaga yang baik. Sehingga kedepan, penyeberangan menuju Pantai Pink tidak harus lewat Tanjung Luar lagi.
Selain itu, Dermaga Tanjung Luar akan di khususkan untuk Dermaga Perikanan. Hal lainnya adalah agar bisa memberikan daya tarik tersendiri bagi masyarakat umum untuk berwisata dimanjakan dengan keindahan hutan mangrove dan wisata kuliner dirumah apung Telong Elong dan Pare Mas sebelum sampai di Pantai Pink.
“Jadi nanti jalur penyeberangan umumnya dialihkan ke Telong Elong, dan dermaga yang direhab inilah yang akan dimanfaatkan untuk mendukung itu”, ungkapnya.
Terakhir kata M. Zainuddin, untuk target pengerjaan Dermaga Telong Elong dipastikan rampung tahun ini. Dia pun berharap kepada semua perusahaan BUMN dan Swasta untuk mau bekerjasama berpartisifasi dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Timur.
“Harapannya dari program ini perusahan BUMN dan Swasta lainnya mau juga untuk berpartisipasi”, tutupnya.(Yat)