Ramadhan, H Masyhur : Ketersediaan Daging di Lotim Masih Memadai

Ramadhan, H Masyhur :  Ketersediaan Daging di Lotim Masih Memadai

Lombok Timur, SR – Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakkeswan) Kabupaten Lombok Timur belum lama ini memastikan ketersediaan daging selama Bulan Ramadhan terpenuhi. Mengacu pada Data terakhir Disnakkeswan Lotim terdapat 160.000 ekor daging sapi serta 7,5 juta unggas yang siap potong.
Disampaikan Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Lombok Timur, Ir. H. Mashur stok daging selama bulan Ramadhan di klaim memadai hingga lebaran tiba. “Stok daging kita selama Ramadhan memadai,” ungkapnya.
Dia juga menambahkan tidak hanya ketersediaan stok yang di jamin, namun tingkat kehigienisan ternak di Lombok Timur juga dipastikan aman. Diakuinya, Rumah Potong Hewan (RPH) saat ini masih tradisional. Akan tetapi tahun ini, Kabupaten Lombok Timur dapat merehabilitasi RPH yang pembiayaannya bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Tingkat kehigienisan juga sangat kami perhatikan, terlebih permintaan masyarakat terhadap daging pasti meningkat,” paparnya.
Masih kata Ir. Mashur, sirkulasi kebutuhan daging setiap tahunnya selalu mengalami peningkatan terutama pada hari-hari besar, sehingga jauh hari dibutuhkan kesigapan untuk memperhatikan peredaran daging baik yang dari dalam maupun luar Daerah.
“Tentunya kesigapan Dinas Peternakan harus ditingkatkan guna memastikan peredaran barang berjalan lancar,” ujarnya.
Sementara itu, harga daging di pasaran di musim Ramadhan tahun ini masih terbilang normatif. Sehingga Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan akan berkoordinasi bersama Dinas Perdagangan untuk melakukan Bazar murah yang dimulai dari Kecamatan Keruak.”Kalau harga sampai saat ini masih terpantau normatif,” tutupnya.
Sementara itu, di tempat berbeda Kepala Bidang (Kabid) Keswan Dan Masyarakat Veteriner drh. Hultatang menambahkan ketersediaan daging dan telur di Lombok Timur sebagai penopang utama kebutuhan pangan hewani masih normal.
Akan tetapi, dia meminta kepada masyarakat agar tidak tergiur dengan harga murah dan pandai memilih mana daging dan telur yang layak untuk di konsumsi.
“Kita minta masyrakat tidak tergiur harga murah, mereka harus pandai memilih mana daging dan telur yang memang layak untuk di konsumsi” pintanya.
Dijelaskannya kriteria daging yang aman, sehat, utuh dan halal diantaranya dagingnya kenyal dan tidak lembek. Selanjutnya untuk warna terlihat merah segar dan tidak mengeluarkan bau tak sedap. Sementara untuk telur, Kualitas telur yang baik akan berwarna pekat, terlihat cerah, tidak berbintik, dan kulit luarnya mulus. Ciri tersebut menandakan usia telur yang masih baru menetas dan segar. Sementara pada telur yang terlalu lama umumnya akan muncul bintik-bintik hitam.
“Mari kenali daging dan telur dengan baik demi kesehatan kita,” pintanya (Yat)

Bagikan Berita

Share this post